Kaki Anak Berbentuk O, Apakah Harus Khawatir?
Pernah memperhatikan kaki si kecil terlihat melengkung ke luar saat berdiri? Kondisi ini sering membuat orang tua khawatir, terutama ketika kedua lutut terlihat berjauhan meskipun pergelangan kaki sudah berdekatan.
Kondisi yang dikenal sebagai kaki O atau genu varum memang cukup sering terlihat pada anak usia dini. Namun, tidak semua kaki O menandakan adanya gangguan tulang. Pada sebagian anak, bentuk kaki tersebut merupakan bagian dari proses pertumbuhan yang akan berubah seiring bertambahnya usia.
Lalu, bagaimana membedakan kaki O yang masih normal dengan kondisi yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut?
Mengapa Kaki Anak Bisa Berbentuk O?
Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan bentuk kaki anak terlihat melengkung.
1. Proses pertumbuhan yang normal
Pada masa awal kehidupan, bentuk kaki anak memang cenderung melengkung. Seiring pertumbuhan, bentuk kaki biasanya berubah secara bertahap. Kaki O fisiologis umumnya membaik pada usia sekitar 3–4 tahun.
2. Blount disease
Blount disease merupakan gangguan pertumbuhan pada bagian atas tulang kering yang dapat menyebabkan tungkai melengkung. Kondisi ini perlu dibedakan dari kaki O fisiologis karena dapat berkembang dan menyebabkan perubahan bentuk tungkai yang semakin nyata.
Pemeriksaan oleh tenaga medis diperlukan untuk menentukan apakah kelengkungan tersebut merupakan variasi pertumbuhan atau berkaitan dengan gangguan tulang.
Kapan Kaki O pada Anak Perlu Diperiksa?
Orang tua sebaiknya mempertimbangkan pemeriksaan apabila menemukan beberapa hal berikut:
- Bentuk kaki terlihat semakin melengkung, bukan semakin membaik.
- Kelengkungan tampak berbeda antara kaki kanan dan kiri.
- Anak mengalami nyeri pada tungkai atau lutut.
- Cara berjalan anak terlihat tidak biasa.
- Kelengkungan tetap nyata ketika anak bertambah besar.
Tanda-tanda tersebut tidak otomatis berarti anak mengalami Blount disease. Namun, pemeriksaan dapat membantu mengetahui penyebabnya dan menentukan langkah selanjutnya.
Bagaimana Pemeriksaan Kaki O Dilakukan?
Pemeriksaan biasanya diawali dengan melihat bentuk tungkai, pola berjalan, riwayat pertumbuhan, dan keluhan yang dialami anak.
Jika diperlukan, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan radiologi seperti rontgen untuk mengevaluasi bentuk dan pertumbuhan tulang. Penanganan selanjutnya bergantung pada usia anak, penyebab, serta tingkat keparahan kelengkungan.
Pada kondisi tertentu, penggunaan alat bantu ortosis dapat dipertimbangkan berdasarkan hasil evaluasi tenaga medis. Tidak semua anak dengan kaki O membutuhkan brace atau alat bantu khusus.
Jangan Menebak Kondisi Kaki Anak Sendiri
Melihat kaki anak melengkung memang bisa membuat khawatir. Namun, langkah terbaik bukan langsung menyimpulkan adanya kelainan, melainkan memastikan apakah bentuk tersebut masih sesuai dengan tahap pertumbuhan anak.
Jika ayah bunda melihat perubahan bentuk tungkai atau pola berjalan si kecil, konsultasikan kondisinya kepada tenaga medis agar pemeriksaan dan penanganannya sesuai kebutuhan.
Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai layanan ortosis dan alat bantu gerak? Hubungi Ortholight Medika 👇🏻
📞0811-1380-3793
📞0819-1001-1557
Referensi
American Academy of Pediatrics. Clinical Practice Guideline for the Evaluation and Treatment of Children and Adolescents With Obesity. Pediatrics. 2023.