Sebagian orang tua mungkin menyadari bentuk dada anak tampak lebih menonjol ke depan dibandingkan anak seusianya. Kondisi ini sering kali dianggap sepele atau hanya masalah postur tubuh. Namun, pada beberapa kasus, dada anak yang menonjol dapat menjadi tanda pectus carinatum, yaitu kelainan bentuk dinding dada yang perlu dikenali sejak dini.
Apa itu Pectus Carinatum?
Pectus carinatum adalah kelainan bawaan pada dinding dada di mana tulang dada (sternum) dan tulang rusuk tumbuh menonjol ke depan. Kondisi ini sering disebut juga sebagai pigeon chest atau dada burung. Pectus carinatum umumnya mulai tampak jelas pada masa kanak-kanak akhir hingga remaja, terutama saat pertumbuhan pesat (growth spurt).
Penyebab dan Faktor Risiko
Hingga kini, penyebab pasti pectus carinatum belum diketahui secara jelas. Namun, beberapa faktor yang diduga berperan antara lain:
•Faktor genetik atau riwayat keluarga
•Gangguan pertumbuhan tulang dan tulang rawan
•Berhubungan dengan kondisi tertentu seperti sindrom Marfan atau skoliosis
•Pectus carinatum lebih sering terjadi pada anak laki-laki dibandingkan perempuan.
Tanda dan Gejala
Gejala utama pectus carinatum adalah dada yang tampak menonjol ke depan. Selain itu, beberapa anak juga dapat mengalami:
•Mudah lelah saat beraktivitas
•Sesak napas ringan saat olahraga
•Nyeri dada ringan
•Rasa tidak percaya diri akibat perubahan bentuk tubuh
Pada banyak kasus, keluhan fisik ringan, namun dampak psikologis dapat cukup signifikan, terutama pada anak dan remaja.
Apakah Pectus Carinatum Berbahaya?
Sebagian besar kasus pectus carinatum tidak mengancam nyawa dan tidak mengganggu fungsi jantung maupun paru secara serius. Namun, pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan tidak ada gangguan organ di dalam dada serta untuk menilai tingkat keparahan kelainan.
Penanganan Pectus Carinatum
Penanganan tergantung pada usia anak dan tingkat keparahan kondisi:
✅Brace dada (chest brace)


Terapi utama pada anak dan remaja yang masih dalam masa pertumbuhan. Brace digunakan secara bertahap untuk membantu membentuk kembali dinding dada.
✅Operasi
Dilakukan pada kasus berat atau bila brace tidak memberikan hasil optimal. Tindakan operasi biasanya dipertimbangkan setelah evaluasi menyeluruh oleh dokter spesialis.
✅Pemantauan rutin
Pada kasus ringan tanpa keluhan, dokter dapat menyarankan observasi berkala.
✅ Fisioterapi
Latihan memperkuat otot dada, punggung dan tonus postur dapat membantu support bentuk tubuh secara keseluruhan dan memperbaiki tampilan postur.

Kesimpulan
Dada anak yang menonjol tidak selalu berbahaya, namun bisa menjadi tanda pectus carinatum. Deteksi dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi fisik maupun psikologis di kemudian hari. Peran orang tua dalam mengenali perubahan bentuk tubuh anak dan berkonsultasi dengan tenaga medis sangatlah penting.
Konsultasi keluhanmu di Ortholight Medika
☎️0811-1380-3793
☎️0819-1001-1557