Apakah Brace Skoliosis Wajib Diganti Setiap Tahun?

Banyak orang mengira brace skoliosis harus diganti setiap tahun.

Padahal, patokan utamanya bukan tahun pemakaian tetapi pertambahan tinggi badan pasien.

Patokan Utama: Kenaikan Tinggi Badan 5–7 cm

Pada pasien yang masih dalam masa pertumbuhan, terutama usia remaja, brace umumnya perlu dievaluasi atau diganti ketika tinggi badan bertambah sekitar 5–7 cm.

Mengapa? Karena saat tinggi badan bertambah:

• Panjang torso berubah

• Posisi apex (puncak kurva) bisa bergeser

• Titik tekan dan titik koreksi pada brace ikut berubah posisi

• Area ekspansi tidak lagi sesuai anatomi terbaru

Brace bekerja dengan sistem tekanan spesifik pada titik tertentu. Jika tubuh bertambah tinggi beberapa sentimeter, maka akurasi tekanan menjadi tidak optimal.

Akibatnya:

• Koreksi tidak maksimal

• Brace terasa longgar atau tidak “mengunci” dengan baik

• Risiko progresivitas kurva meningkat

Jadi Bukan Waktu, Tapi Pertumbuhan

Brace tidak otomatis diganti setiap 12 bulan.

Namun pada fase growth spurt, kenaikan tinggi 5–7 cm bisa terjadi kurang dari setahun.

Artinya:

• Bisa saja belum setahun sudah perlu ganti

• Bisa juga lebih dari setahun jika pertumbuhan lambat

Semua kembali pada perubahan tinggi badan dan bentuk tubuh pasien.

Pada pasien usia pertumbuhan, kontrol biasanya dianjurkan setiap 6 bulan untuk memantau:

• Tinggi badan

• Perubahan kurva

• Kesesuaian fitting brace

Karena dalam terapi skoliosis, presisi posisi tekanan lebih penting daripada lamanya pemakaian brace itu sendiri.

Kesimpulan

Brace skoliosis tidak wajib diganti setiap tahun.

Namun, wajib dievaluasi ketika tinggi badan bertambah sekitar 5–7 cm, karena titik tekan dan koreksi bisa bergeser.

Pada terapi skoliosis, pertumbuhan adalah faktor kunci.

Semakin cepat pertumbuhan, semakin sering brace perlu dievaluasi.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Scroll to Top