Bagaimana Cara Mengetahui Apakah Kita Mengalami Skoliosis?

Skoliosis sering berkembang secara perlahan dan tanpa disadari, terutama pada anak-anak dan remaja. Banyak orang baru menyadari kondisi ini ketika kelengkungan tulang belakang sudah cukup signifikan dan mulai menimbulkan keluhan. Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah kita mengalami skoliosis? Simak penjelasannya berikut ini.

Tanda dan Ciri-Ciri Skoliosis yang Perlu Diperhatikan

Berikut beberapa tanda awal skoliosis yang dapat dikenali secara kasat mata:

1. Bahu Tidak Sejajar

Salah satu bahu terlihat lebih tinggi dibandingkan sisi lainnya saat berdiri tegak.

2. Tulang Belikat Menonjol Sebelah

Salah satu tulang belikat tampak lebih menonjol ke belakang.

3. Pinggang atau Panggul Tidak Simetris

Lekukan pinggang terlihat tidak sama antara sisi kanan dan kiri.

4. Posisi Kepala Tidak di Tengah

Kepala terlihat tidak sejajar dengan garis tengah tubuh.

5. Panjang Kaki Terlihat Berbeda

Pada beberapa kasus, skoliosis dapat membuat tampilan panjang kaki terlihat berbeda.

Cara Sederhana Mengecek Skoliosis di Rumah (Adam’s Test)

Adam’s Test atau Adam’s Forward Bend Test merupakan metode skrining awal yang sederhana:

•Berdiri tegak dengan kaki rapat

•Bungkukkan badan ke depan secara perlahan

•Perhatikan dari arah belakang

•Apakah punggung terlihat lebih tinggi di satu sisi?

•Apakah tulang rusuk atau pinggang tampak tidak simetris?

Jika terlihat perbedaan yang jelas, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Gejala Skoliosis yang Mulai Dirasakan

Selain perubahan postur, skoliosis juga dapat menimbulkan keluhan seperti:

•Nyeri punggung atau pinggang

•Mudah lelah saat berdiri atau duduk lama

•Tubuh terlihat condong ke satu sisi

•Pada kondisi berat, dapat memengaruhi fungsi pernapasan

Langkah Penting Setelah Menemukan Tanda-Tanda Skoliosis

Setelah menemukan tanda-tanda yang mengarah ke skoliosis, langkah yang sangat dianjurkan adalah melakukan pemeriksaan rontgen tulang belakang. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan kondisi tulang belakang secara akurat dan objektif.

Melalui hasil rontgen, tenaga profesional dapat:

•Melihat bentuk dan arah kelengkungan tulang belakang

•Mengukur tingkat keparahan skoliosis menggunakan sudut Cobb (Cobb Angle)

•Menentukan apakah skoliosis termasuk ringan, sedang, atau berat

•Menyusun rencana penanganan yang tepat sesuai kondisi pasien

•Pemeriksaan visual dan tes postur hanya berfungsi sebagai skrining awal. Diagnosis skoliosis tidak dapat dipastikan tanpa pemeriksaan rontgen.

Pentingnya Deteksi Dini Skoliosis

Deteksi dini skoliosis sangat berpengaruh terhadap keberhasilan penanganan. Pada usia pertumbuhan, skoliosis yang terdeteksi lebih awal dapat dikontrol dengan lebih baik, termasuk dengan observasi rutin, latihan khusus, maupun penggunaan scoliosis brace sesuai indikasi.

Semakin cepat diketahui, semakin besar peluang untuk mencegah kelengkungan bertambah parah.

Di Ortholight Medika, Anda dapat melakukan assessment postur dan mendapatkan rekomendasi penanganan yang tepat, termasuk pembuatan scoliosis brace custom yang disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan kondisi tulang belakang.

Kesimpulan

Skoliosis sering tidak disadari pada tahap awal. Mengenali tanda-tanda sejak dini, melakukan pemeriksaan rontgen, dan mendapatkan penanganan yang tepat merupakan langkah penting untuk mencegah kondisi semakin parah. Jangan menunggu hingga keluhan bertambah, periksa postur dan kesehatan tulang belakang Anda sejak sekarang.

Curiga memiliki tanda-tanda skoliosis?😵

Segera lakukan pemeriksaan dan konsultasi bersama tim profesional Ortholight Medika untuk mengetahui kondisi tulang belakang Anda secara menyeluruh.

Konsultasi seputar skoliosis

☎️0811-1380-3793

☎️0819-1001-1557

Facebook
Twitter
LinkedIn
Scroll to Top