Ciri-Ciri Skoliosis yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Semakin Parah

Skoliosis adalah kondisi di mana tulang belakang melengkung ke samping, membentuk huruf S atau C. Banyak orang tidak sadar punya skoliosis karena di tahap awal sering tidak terasa sakit.

Padahal, kalau dibiarkan, kelengkungan ini bisa semakin bertambah dan mulai mengganggu postur, aktivitas, bahkan fungsi organ.

Karena itu, penting banget buat mengenali ciri-ciri awal skoliosis supaya bisa ditangani lebih cepat dan hasil koreksinya lebih optimal

Ciri-Ciri Skoliosis yang Harus Diwaspadai

1. Bahu Tidak Sejajar

Salah satu tanda paling umum adalah ketidaksejajaran bahu , satu bahu terlihat lebih tinggi daripada yang lain saat berdiri tegak. Hal ini terjadi karena tulang belakang yang melengkung memengaruhi posisi otot dan tulang di bagian atas tubuh.

2. Tulang Belikat (Scapula) atau Dada Satu Sisi Tampak Menonjol

Karena rotasi tulang belakang, satu sisi tulang belikat atau rusuk dapat terlihat lebih menonjol saat pasien membungkuk. Cara sederhana untuk mengecek ini adalah dengan Adam’s Forward Bend Test, sebuah tes skrining awal skoliosis.

3. Pinggang Tidak Simetris

Pinggang kiri dan kanan yang tidak rata atau terlihat berbeda bentuknya dapat menjadi indikasi kelengkungan tulang belakang, terutama saat memakai pakaian yang pas di badan.

4. Postur Tubuh Miring ke Satu Sisi

Beberapa penderita terlihat seperti condong ke satu sisi, bahkan saat terlihat tegak normal. Ini menunjukkan tubuh “mengompensasi” agar tetap seimbang.

5. Satu Sisi Punggung atau Dada Lebih Tinggi

Gejala ini muncul ketika tulang belakang sudah cukup melengkung dan berputar, sehingga struktur tulang rusuk ikut berubah dan membuat salah satu sisi punggung atau dada lebih tinggi.

6. Punggung Cepat Pegal atau Cepat Lelah

Pada tahap lanjut, skoliosis sering membuat otot-otot punggung bekerja lebih keras untuk menahan postur, sehingga menyebabkan pegal, lelah, atau bahkan nyeri lokal, terlebih pada orang dewasa.

Gejala yang Muncul Bila Skoliosis Semakin Parah

Skoliosis yang tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius, seperti:

Nyeri punggung kronis atau rasa tidak nyaman terus-menerus.

Gangguan pernapasan dan kardiovaskular akibat kompresi rongga dada bila kelengkungan sangat signifikan.

Penurunan kualitas hidup dan masalah psikososial pada remaja karena perubahan postur.

Cara Medis untuk Menilai Skoliosis

Diagnosis skoliosis biasanya dilakukan oleh tenaga medis melalui:

Pemeriksaan fisik termasuk melihat postur, simetri tubuh, serta melakukan tes Adam’s Forward Bend Test.

Pemeriksaan radiografik (X-ray) untuk mengukur sudut Cobb dan menentukan derajat kelengkungan secara objektif.

Penilaian profesional sangat penting karena kelengkungan yang terlihat ringan mungkin bertambah seiring waktu, terutama pada masa pertumbuhan.

Kesimpulan

Skoliosis seringkali tidak terasa sakit di awal, namun perubahan bentuk tubuh seperti bahu yang tidak sejajar, tonjolan pada punggung, dan postur miring adalah gejala yang patut diwaspadai. Deteksi dini penting karena skoliosis yang semakin parah berpotensi menimbulkan gangguan fungsional dan kesehatan jangka panjang. Pemeriksaan profesional, termasuk evaluasi fisik dan radiografi, adalah langkah terbaik untuk mengetahui kondisi sebenarnya dan menentukan penanganan yang tepat.

Konsultasi seputar skoliosis

☎️0811-1380-3793

☎️0819-1001-1557

Facebook
Twitter
LinkedIn
Scroll to Top