Apa Itu Blount Disease?
Blount disease adalah gangguan pertumbuhan pada tulang kering (tibia) bagian atas yang menyebabkan kaki anak tampak melengkung ke luar atau dikenal sebagai kaki O. Berbeda dengan kaki O normal pada bayi yang biasanya bisa membaik sendiri, Blount disease bersifat progresif, artinya kelengkungan bisa semakin parah jika tidak ditangani sejak dini.
Kondisi ini bisa terjadi pada balita maupun anak yang lebih besar dan remaja. Masalah utamanya adalah pertumbuhan tulang di sisi dalam tibia yang tidak optimal, sehingga posisi kaki menjadi tidak lurus. 
Kaki O Normal vs Blount Disease
Pada banyak bayi, kaki O adalah bagian dari proses tumbuh kembang dan biasanya akan membaik seiring waktu. Namun, jika setelah usia sekitar 2–3 tahun kaki anak justru semakin melengkung, terlihat tidak simetris, atau tidak menunjukkan perbaikan, kondisi ini perlu diwaspadai sebagai kemungkinan Blount disease.
Perbedaan utamanya, kaki O normal cenderung membaik sendiri, sedangkan pada Blount disease kelengkungan justru bertambah.
Penyebab dan Faktor Risiko
Penyebab pasti Blount disease belum diketahui secara pasti, tetapi beberapa faktor yang sering dikaitkan antara lain:
- Berat badan berlebih pada anak
- Anak mulai berjalan terlalu dini
- Faktor genetik atau keturunan
- Gangguan pada lempeng pertumbuhan tulang tibia
- Beban tubuh yang tidak seimbang pada tungkai
Tekanan berlebih pada sisi dalam tulang kering diduga menghambat pertumbuhan normal tulang dan memicu terjadinya kelengkungan.
Gejala yang Perlu Diperhatikan
Beberapa tanda Blount disease yang bisa diperhatikan orang tua antara lain:
- Kaki tampak semakin O seiring waktu
- Kelengkungan bisa terjadi pada satu atau kedua kaki
- Postur berjalan terlihat tidak seimbang
- Lutut tampak berjauhan saat berdiri dengan kaki dirapatkan
- Anak bisa tampak lebih cepat lelah saat berjalan jauh
Penanganan Blount Disease
Penanganan Blount disease tergantung pada usia anak dan derajat kelengkungan.
Pada kasus ringan hingga sedang, terutama pada anak usia lebih kecil, penggunaan brace atau penyangga kaki seperti KAFO dapat membantu mengarahkan pertumbuhan tulang agar lebih lurus dan mencegah kelengkungan bertambah parah. Selain itu, pemantauan rutin dan pendampingan terapi juga penting untuk memaksimalkan hasil koreksi.
Pada kasus yang lebih berat atau yang tidak menunjukkan perbaikan dengan penggunaan brace, dokter dapat mempertimbangkan tindakan operasi untuk meluruskan tulang dan memperbaiki kesejajaran kaki.