Kifosis bikin punggung tampak bungkuk dan mudah pegal. Kenali penyebab dan penanganan kifosis, mulai dari latihan, koreksi postur, hingga penggunaan brace bila diperlukan.
Apa Itu Kifosis?
Kifosis adalah kondisi ketika tulang belakang bagian atas melengkung berlebihan ke depan sehingga postur terlihat bungkuk. Lengkungan alami tulang belakang memang normal, tapi jika berlebihan bisa menimbulkan nyeri, cepat lelah, dan gangguan postur.
Penyebab Kifosis
Beberapa penyebab yang sering ditemui antara lain postur tubuh yang buruk, otot punggung yang lemah, perubahan struktur tulang belakang (misalnya karena pertumbuhan atau osteoporosis), serta cedera tertentu.
Apakah Kifosis Bisa Diperbaiki?
Pada banyak kasus ringan hingga sedang, kifosis bisa diperbaiki atau dikontrol dengan penanganan yang tepat. Hasilnya sangat tergantung pada penyebab, usia, derajat kelengkungan, dan konsistensi menjalani terapi.
Penanganan Kifosis yang Umum Dilakukan
1. Koreksi Postur
Memperbaiki kebiasaan duduk, berdiri, dan posisi saat menggunakan gadget adalah langkah awal yang penting untuk mencegah kifosis bertambah parah.
2. Exercise / Fisioterapi
Latihan bertujuan menguatkan otot punggung dan core, serta meregangkan otot dada yang kaku. Dengan latihan rutin, postur bisa membaik secara bertahap dan keluhan nyeri berkurang.
3. Penggunaan Brace (Bila Perlu)
Pada anak dan remaja yang masih dalam masa pertumbuhan, brace bisa membantu menahan postur agar lebih tegak dan mengontrol progresivitas kelengkungan.
4. Manajemen Nyeri
Jika disertai nyeri, terapi biasanya difokuskan untuk mengurangi nyeri sekaligus tetap menjaga pasien aktif bergerak dan berlatih.
5. Tindakan Medis (Kasus Berat)
Operasi hanya dipertimbangkan pada kasus tertentu yang berat, misalnya jika mengganggu fungsi organ atau nyeri sangat berat dan tidak membaik dengan terapi konservatif.
Kesimpulan
Kifosis bukan hanya soal penampilan, tapi juga kenyamanan dan kualitas hidup. Dengan latihan, koreksi postur, dan penanganan yang tepat, postur bisa diperbaiki dan keluhan bisa dikurangi.