Belakangan, pilates sering disebut sebagai salah satu olahraga terbaik untuk skoliosis. Namun, tidak sedikit juga yang ragu karena gerakannya terlihat sederhana, padahal dampaknya cukup besar bagi tubuh.
Lalu sebenarnya, seberapa efektif pilates untuk penderita skoliosis?
Yuk, kita bahas secara medis dan mudah dipahami.
Manfaat Pilates untuk Penderita Skoliosis
Beberapa manfaat yang didukung penelitian antara lain:
✅ 1. Membantu Menyeimbangkan Otot Tubuh
Skoliosis membuat satu sisi otot bekerja lebih keras dari sisi lainnya. Pilates membantu mengaktifkan otot secara simetris.
✅ 2. Meningkatkan Stabilitas Core
Otot perut, punggung bawah, dan panggul berperan besar dalam menopang tulang belakang.
Core yang kuat membantu:
Mengurangi nyeri punggung
Menjaga postur saat duduk dan berdiri
Mengontrol gerakan tulang belakang
✅ 3. Memperbaiki Postur Tubuh
Latihan pilates melatih kesadaran posisi tubuh sehingga penderita skoliosis lebih sadar terhadap:
posisi bahu
posisi kepala
keseimbangan kanan dan kiri
✅ 4. Membantu Mengurangi Nyeri
Beberapa studi menunjukkan pilates dapat menurunkan intensitas nyeri punggung ringan hingga sedang pada penderita skoliosis.
Apakah Pilates Bisa Meluruskan Skoliosis?
Ini yang perlu dipahami dengan jujur dan realistis 👇
🔹 Pilates tidak dapat menyembuhkan skoliosis secara total.
🔹 Tidak bisa menggantikan brace atau tindakan medis bila memang dibutuhkan.
Namun pilates sangat bermanfaat untuk:
✔️membantu mengontrol progresivitas kelengkungan
✔️memperbaiki postur dan fungsi tubuh
✔️mendukung hasil penggunaan scoliosis brace
Dengan kata lain, pilates adalah terapi pendamping, bukan terapi utama.
Gerakan Pilates yang Umumnya Aman untuk Skoliosis
Beberapa latihan yang sering direkomendasikan antara lain:
・Pelvic tilt
・Spine stretch
・Cat–cow (modifikasi)
・Leg slide
・Side-lying leg lift
・Breathing exercise (lateral breathing)
⚠️ Semua gerakan sebaiknya disesuaikan dengan arah lengkungan skoliosis masing-masing pasien.
❌Gerakan yang Perlu Dihindari Tanpa Pengawasan
Tidak semua pilates aman dilakukan sendiri.
Beberapa gerakan perlu hati-hati, seperti:
・gerakan rotasi berlebihan
・back extension ekstrem
・twist kuat ke satu sisi
・latihan simetris tanpa koreksi arah lengkungan
Karena pada skoliosis, latihan yang tidak sesuai justru bisa memperkuat lengkungan yang salah.
Pilates Lebih Optimal Bila Dikombinasikan Dengan:
✅ assessment tulang belakang (rontgen skoliosis)
✅ latihan korektif khusus skoliosis
✅ penggunaan scoliosis brace sesuai indikasi
✅ pemantauan oleh tenaga profesional
🔎Peran Ortholight Medika dalam Penanganan Skoliosis
Di Ortholight Medika, penanganan skoliosis tidak hanya fokus pada alat, tetapi pada pendekatan menyeluruh, meliputi:
・evaluasi kondisi tulang belakang
・analisis derajat skoliosis
・pembuatan custom scoliosis brace
・edukasi latihan pendamping seperti pilates dan exercise korektif
Semua dilakukan oleh tenaga orthotist & prosthetist bersertifikasi sesuai kebutuhan masing-masing pasien.
Kesimpulan
Pilates adalah olahraga yang:
✅ relatif aman untuk penderita skoliosis
✅ membantu memperkuat otot inti
✅ memperbaiki postur dan keseimbangan tubuh
✅ mendukung hasil terapi brace
Namun, pilates harus dilakukan dengan pemahaman kondisi skoliosis yang tepat, bukan sekadar mengikuti gerakan umum.
Karena setiap lengkungan tulang belakang memiliki kebutuhan yang berbeda.
📌 Ingat: skoliosis tidak bisa disamakan satu orang dengan yang lain.
Jika kamu atau keluarga memiliki skoliosis, lakukan pemeriksaan terlebih dahulu agar terapi dan latihan yang dilakukan benar-benar sesuai.
Latihan pilates sebaiknya dilakukan setelah pemeriksaan kondisi tulang belakang dan berada di bawah pengawasan tenaga profesional.
Konsultasikan keluhanmu di Ortholight Medika
☎️0811-1380-3793
☎️0819-1001-1557