Skoliosis sering kali berkembang tanpa disadari, terutama saat anak memasuki fase growth spurt atau lonjakan pertumbuhan. Di fase ini, tinggi badan bisa bertambah dengan cepat—dan tanpa penanganan yang tepat, kelengkungan tulang belakang juga bisa ikut memburuk.
Apa Itu Growth Spurt?
Growth spurt adalah periode di mana tubuh mengalami pertumbuhan yang sangat cepat dalam waktu singkat, biasanya terjadi pada:
- Perempuan: usia 10–14 tahun
- Laki-laki: usia 12–16 tahun
Di fase ini, tulang tumbuh lebih cepat dari biasanya. Namun, jika sudah ada skoliosis, pertumbuhan ini bisa mempercepat perubahan bentuk tulang belakang.
Kenapa Skoliosis Bisa Cepat Bertambah Saat Growth Spurt?
Saat tubuh bertambah tinggi dengan cepat, struktur tulang belakang juga ikut berubah. Jika sudah ada kelengkungan, maka:
- Kurva bisa semakin besar
- Postur tubuh makin terlihat tidak simetris
- Perubahan bisa terjadi dalam waktu relatif singkat
Itulah kenapa banyak kasus skoliosis terdeteksi atau memburuk saat remaja.
Tanda Skoliosis Memburuk Saat Growth Spurt
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai:
- Bahu terlihat tidak sejajar
- Salah satu sisi punggung lebih menonjol
- Pinggang terlihat tidak simetris
- Posisi tubuh cenderung miring
Jika tanda-tanda ini muncul, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kesimpulan
Skoliosis saat growth spurt perlu diwaspadai karena risiko pertambahannya lebih tinggi. Semakin cepat dikenali dan ditangani, semakin besar peluang untuk mengontrol kondisinya.