Skoliosis sering kali menimbulkan pertanyaan: “Ini bakal nambah terus nggak sih?” atau “Kapan berhentinya?”
Jawabannya tidak selalu sama untuk setiap orang, karena pertambahan skoliosis sangat dipengaruhi oleh usia dan fase pertumbuhan tubuh.
1. Skoliosis Aktif Bertambah Saat Masa Pertumbuhan
Pada umumnya, skoliosis paling berisiko bertambah saat seseorang masih dalam masa pertumbuhan, terutama:
- Usia anak-anak hingga remaja (sekitar 10–18 tahun)
- Masa pubertas (growth spurt)
Di fase ini, tulang belakang masih berkembang. Jika ada kelengkungan, maka bisa ikut “terbawa” semakin besar seiring pertumbuhan tinggi badan.
👉 Itulah kenapa skoliosis pada remaja perlu dipantau secara rutin.
2. Setelah Dewasa, Apakah Skoliosis Berhenti?
Setelah pertumbuhan tulang selesai (biasanya di usia 18–21 tahun), skoliosis cenderung melambat atau berhenti bertambah.
Namun, ada catatan penting:
- Jika derajat skoliosis kecil → biasanya stabil
- Jika derajatnya sudah besar (di atas ±40–50 derajat) → masih bisa bertambah meski sudah dewasa
Jadi, “berhenti” bukan berarti 100% tidak berubah, tapi lebih ke risikonya menurun.
3. Faktor yang Mempengaruhi Skoliosis Bertambah
Beberapa hal yang bisa memengaruhi progres skoliosis:
- Usia (semakin muda → risiko lebih tinggi)
- Jenis kelengkungan
- Derajat awal skoliosis
- Kecepatan pertumbuhan tubuh
- Kepatuhan dalam terapi (brace atau latihan)
4. Perlukah Penanganan Jika Sudah Dewasa?
Tetap perlu. Walaupun tidak dalam fase pertumbuhan, skoliosis bisa menyebabkan:
- Nyeri punggung
- Postur tubuh tidak seimbang
- Penurunan kualitas hidup
Penanganan seperti:
- Penggunaan brace (pada kondisi tertentu)
- Latihan terapi (seperti Schroth)
Penanganan Skoliosis di Ortholight Medika
Di Ortholight Medika, penanganan skoliosis dilakukan secara menyeluruh, mulai dari:
- Konsultasi dengan tenaga kesehatan ortotis prostetis
- Pembuatan brace yang disesuaikan dengan kondisi pasien
- Fitting brace yang optimal
- Pendampingan latihan untuk membantu perbaikan postur
Karena setiap kondisi skoliosis berbeda, pendekatannya pun harus personal.