Kenapa Kaki Pasien Stroke Lama-Lama Jadi Kecil? Ini Penyebabnya

Pernah memperhatikan kaki seseorang setelah mengalami stroke yang lama-kelamaan terlihat lebih kecil dibandingkan kaki sebelahnya?

Kondisi ini cukup sering ditemukan pada pasien stroke, terutama pada kaki yang mengalami kelemahan atau kelumpuhan. Ukuran kaki yang terlihat mengecil bukan berarti tulangnya menyusut, tetapi lebih sering berkaitan dengan berkurangnya massa dan ukuran otot, atau yang dikenal sebagai atrofi otot.

Setelah stroke, perubahan pada otot dapat terjadi karena kaki yang mengalami kelemahan menjadi lebih jarang digunakan. Namun, bukan hanya karena kurang bergerak. Gangguan pada sistem saraf akibat stroke juga dapat memengaruhi kemampuan otak untuk mengaktifkan otot secara optimal.

Kenapa kaki pasien stroke bisa mengecil?

1. Kaki menjadi lebih jarang digunakan

Setelah stroke, sebagian pasien mengalami kelemahan pada salah satu sisi tubuh. Kondisi ini dapat membuat aktivitas seperti berdiri, berjalan, naik tangga, atau berpindah posisi menjadi lebih sulit.

Ketika otot tidak mendapatkan aktivitas yang cukup dalam waktu lama, tubuh dapat mengalami disuse muscle atrophy, yaitu kondisi ketika massa dan ukuran otot berkurang akibat kurang digunakan.

Semakin lama otot jarang digunakan, semakin besar kemungkinan massa otot berkurang. Akibatnya, kaki yang mengalami kelemahan dapat terlihat lebih kecil dibandingkan sisi yang tidak terdampak.

2. Otak kesulitan mengaktifkan otot secara optimal

Stroke terjadi ketika aliran darah ke bagian otak terganggu, sehingga bagian otak yang mengatur fungsi tubuh dapat mengalami kerusakan.

Jika area yang mengatur gerakan terkena dampak, sinyal dari otak menuju otot dapat terganggu. Akibatnya, pasien mungkin mengalami kelemahan atau kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh.

Jadi, meskipun ototnya masih ada, kemampuan untuk menggunakannya secara normal dapat berkurang. Kondisi ini kemudian dapat berkontribusi terhadap penurunan massa dan kekuatan otot.

3. Massa otot berkurang, bukan tulangnya yang “mengecil”

Kaki yang terlihat lebih kecil sering kali membuat keluarga khawatir bahwa tulang kaki pasien mengalami penyusutan. Padahal, perubahan yang paling terlihat umumnya berkaitan dengan jaringan otot dan massa jaringan lunak di sekitar tungkai.

4. Kekuatan otot juga ikut menurun

Berkurangnya ukuran otot biasanya tidak hanya berdampak pada penampilan kaki, tetapi juga pada kemampuannya untuk menghasilkan tenaga. Hal ini dapat membuat pasien lebih sulit berdiri, menjaga keseimbangan, melangkah, atau berjalan dalam jarak tertentu.

5. Perubahan otot dapat terjadi sejak awal setelah stroke

Perubahan pada otot tidak selalu baru muncul setelah bertahun-tahun.

Systematic review yang diterbitkan pada tahun 2023 menemukan bahwa kehilangan massa bebas lemak dapat mulai terlihat sejak minggu pertama setelah stroke dan dapat terus berkembang, terutama pada sisi yang mengalami paresis. Perubahan struktur serabut otot juga telah dilaporkan sejak fase awal setelah stroke.

Karena itu, pemantauan kondisi fisik dan rehabilitasi sejak dini menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.

Apakah kaki yang mengecil masih bisa dilatih?

Masih bisa.

Setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda, sehingga latihan dan program rehabilitasinya juga perlu disesuaikan.

Rehabilitasi setelah stroke dapat membantu pasien melatih kembali kemampuan gerak, kekuatan, keseimbangan, hingga kemampuan berjalan.

Latihannya pun tidak selalu langsung berupa latihan berjalan. Terapis dapat memberikan latihan sesuai kemampuan pasien, mulai dari latihan menggerakkan anggota tubuh, latihan kekuatan, keseimbangan, hingga latihan aktivitas sehari-hari.

Pada kondisi tertentu, pasien juga dapat membutuhkan alat bantu untuk membantu posisi dan fungsi kaki saat berdiri atau berjalan, salah satunya orthosis seperti AFO (Ankle Foot Orthosis).

Penggunaan orthosis tentunya perlu melalui pemeriksaan terlebih dahulu agar jenis dan desainnya sesuai dengan kondisi kaki pasien.

Kesimpulan

Jadi, kenapa kaki pasien stroke lama-lama jadi kecil?

Umumnya karena massa otot pada kaki yang terdampak mengalami penurunan. Kondisi ini dapat terjadi karena kaki menjadi lebih jarang digunakan dan adanya gangguan kontrol gerak akibat stroke.

Kaki yang terlihat mengecil bukan berarti tidak bisa dilatih lagi. Dengan evaluasi dan rehabilitasi yang sesuai, kemampuan gerak dan fungsi kaki tetap dapat diupayakan secara bertahap.

Jika Anda atau keluarga mengalami perubahan pada kaki setelah stroke, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan tenaga kesehatan agar mendapatkan penanganan yang sesuai.

📞0811-1380-3793

📞0819-1001-1557

Facebook
Twitter
LinkedIn
Scroll to Top