Pernah melihat salah satu bahu tampak lebih tinggi dari yang lain saat bercermin atau difoto? Banyak orang langsung berpikir bahwa kondisi tersebut pasti skoliosis. Padahal, bahu yang tidak simetris belum tentu berarti mengalami skoliosis.
Lalu, kapan bahu tidak sejajar perlu diperhatikan?
Apa Itu Bahu Tidak Simetris?
Bahu tidak simetris adalah kondisi ketika posisi bahu kanan dan kiri terlihat berbeda bisa salah satunya lebih tinggi, lebih maju, atau tampak lebih menonjol.
Kondisi ini cukup umum dan bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga perubahan struktur tulang belakang.
Apakah Bahu Tidak Simetris Termasuk Skoliosis?
Jawabannya: belum tentu.
Skoliosis adalah kondisi ketika tulang belakang melengkung ke samping dan biasanya disertai rotasi pada tulang belakang. Salah satu tanda yang sering muncul memang bahu terlihat tidak sejajar, tetapi bahu yang tidak simetris bukan satu-satunya tanda skoliosis.
Beberapa tanda lain yang sering muncul pada skoliosis antara lain:
- Salah satu bahu tampak lebih tinggi
- Tulang belikat terlihat lebih menonjol
- Pinggang kanan dan kiri tidak simetris
- Salah satu sisi tubuh tampak lebih menonjol saat membungkuk
- Posisi tubuh terlihat miring
Jika terdapat beberapa tanda di atas secara bersamaan, pemeriksaan lebih lanjut disarankan.
Selain Skoliosis, Apa Penyebab Bahu Tidak Simetris?
Bahu yang terlihat berbeda juga bisa dipengaruhi oleh:
1. Kebiasaan Postur
Sering membawa tas di satu sisi, duduk miring, atau posisi kerja yang tidak seimbang dapat membuat bahu tampak tidak sejajar.
2. Ketegangan atau Ketidakseimbangan Otot
Otot leher, bahu, dan punggung yang lebih dominan di satu sisi dapat memengaruhi posisi tubuh.
3. Perbedaan Panjang Tungkai
Perbedaan tinggi kaki kanan dan kiri dapat membuat panggul miring lalu memengaruhi posisi bahu.
4. Kondisi Tulang Belakang Selain Skoliosis
Beberapa gangguan postur lain juga dapat menyebabkan perubahan bentuk tubuh.