Pernahkah Anda mendengar profesi Ortotis Prostetis? Banyak orang masih mengira bahwa seluruh proses rehabilitasi hanya ditangani oleh dokter. Padahal, dalam proses pemulihan pasien yang membutuhkan alat bantu seperti brace skoliosis, AFO, KAFO, custom insole, hingga kaki palsu (prostesis), terdapat tenaga kesehatan profesional yang memiliki kompetensi khusus, yaitu Ortotis Prostetis.
Lalu, siapa sebenarnya Ortotis Prostetis? Apa perannya dalam membantu pasien menjalani aktivitas sehari-hari? Simak penjelasannya berikut ini.
Apa Itu Ortotis Prostetis?
Ortotis Prostetis (Orthotist Prosthetist) adalah tenaga kesehatan yang memiliki pendidikan dan kompetensi khusus dalam bidang ortotik dan prostetik. Profesi ini berfokus pada proses asesmen, perancangan, pembuatan, pemasangan (fitting), hingga evaluasi alat ortotik maupun prostetik yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien.
Karena setiap kondisi pasien berbeda, alat yang digunakan pun tidak dapat disamakan. Seorang Ortotis Prostetis akan melakukan penilaian menyeluruh agar alat yang dibuat mampu memberikan fungsi, kenyamanan, dan keamanan yang optimal.
Apa Itu Orthosis dan Prosthesis?
Agar lebih mudah dipahami, berikut perbedaannya:
Orthosis (Ortotik)
Orthosis adalah alat bantu yang digunakan untuk menopang, melindungi, mengoreksi, atau meningkatkan fungsi anggota tubuh yang masih ada.
Contohnya meliputi:
- Brace skoliosis
- AFO (Ankle Foot Orthosis)
- KAFO (Knee Ankle Foot Orthosis)
- Wrist splint
- Custom insole
- Orthopedic shoes
Alat ini membantu meningkatkan stabilitas, memperbaiki posisi tubuh, mengurangi nyeri, hingga mendukung proses rehabilitasi.
Prosthesis (Prostetik)
Prosthesis adalah alat pengganti anggota tubuh yang hilang akibat amputasi, kecelakaan, penyakit, atau kelainan bawaan.
Contohnya:
- Kaki palsu
- Tangan palsu
Prostesis dirancang agar pengguna dapat kembali melakukan aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri sesuai kemampuan dan kebutuhannya.
Apa Saja Tugas Seorang Ortotis Prostetis?
Peran Ortotis Prostetis bukan hanya membuat alat bantu. Mereka juga bertanggung jawab memastikan alat tersebut benar-benar sesuai dengan kondisi pasien.
Beberapa tugas Ortotis Prostetis meliputi:
- Melakukan asesmen kondisi pasien.
- Menganalisis postur tubuh, pola berjalan, dan biomekanik.
- Melakukan pengukuran atau pencetakan (casting/3D scan) sesuai kebutuhan.
- Mendesain alat ortotik atau prostetik secara individual.
- Melakukan pemasangan (fitting) serta penyesuaian alat.
- Memberikan edukasi mengenai cara penggunaan dan perawatan alat.
- Melakukan evaluasi serta penyesuaian apabila diperlukan selama proses rehabilitasi.
Mengapa Alat Harus Dibuat oleh Ortotis Prostetis?
Banyak orang beranggapan bahwa alat seperti brace atau insole dapat dipilih berdasarkan ukuran saja. Padahal, alat ortotik dan prostetik harus disesuaikan dengan kondisi anatomi, biomekanik, dan tujuan terapi setiap pasien.
Sebagai contoh:
- Brace skoliosis harus dirancang berdasarkan bentuk kurva tulang belakang dan target koreksi yang diinginkan.
- Custom insole dibuat berdasarkan bentuk kaki, distribusi tekanan, serta pola berjalan pasien.
- Kaki palsu memerlukan pengukuran yang presisi agar nyaman digunakan, tidak menimbulkan lecet, serta mendukung aktivitas secara optimal.
Alat yang tidak sesuai dapat mengurangi efektivitas terapi, menyebabkan rasa tidak nyaman, bahkan berpotensi menimbulkan masalah baru.
Apa Bedanya Dokter dan Ortotis Prostetis?
Pertanyaan ini sering muncul di kalangan pasien. Jawabannya, dokter dan Ortotis Prostetis memiliki peran yang berbeda, tetapi saling melengkapi.
Secara umum:
Dokter berperan untuk:
- Menegakkan diagnosis.
- Menentukan penyebab keluhan.
- Menyusun rencana terapi medis.
- Memberikan rujukan apabila pasien memerlukan alat ortotik atau prostetik.
Sementara itu, Ortotis Prostetis berperan untuk:
- Melakukan asesmen terkait kebutuhan alat.
- Mendesain alat sesuai kondisi pasien.
- Membuat dan memasang alat.
- Memastikan alat berfungsi dengan baik melalui proses fitting dan evaluasi berkala.
Kolaborasi antara dokter, Ortotis Prostetis, fisioterapis, dan pasien merupakan bagian penting dalam mencapai hasil rehabilitasi yang optimal.
Kesimpulan
Ortotis Prostetis merupakan tenaga kesehatan profesional yang memiliki kompetensi khusus dalam bidang ortotik dan prostetik. Perannya tidak hanya membuat alat bantu, tetapi juga memastikan setiap alat dirancang sesuai kebutuhan, nyaman digunakan, dan mampu mendukung fungsi tubuh pasien.
Dalam proses rehabilitasi, keberhasilan terapi tidak hanya bergantung pada satu profesi. Kolaborasi antara dokter, Ortotis Prostetis, fisioterapis, serta komitmen pasien menjadi kunci untuk mencapai hasil yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup.
Ingin berkonsultasi mengenai brace skoliosis, custom insole, AFO, KAFO, atau kaki palsu?
Tim Ortolight Medika didukung oleh Ortotis Prostetis yang siap melakukan asesmen, memberikan rekomendasi, serta membantu menentukan solusi yang sesuai dengan kondisi Anda. Hubungi Ortholight Medika untuk menjadwalkan konsultasi dan mendapatkan penanganan yang tepat sejak awal.
☎️0811-1380-3793
☎️0819-1001-1557